Dewan Industri Event Indonesia (IVENDO) resmi didirikan pada 8 Mei 2018 di Jakarta. Pembentukannya dipicu oleh kebutuhan mendesak akan sebuah wadah tunggal lintas profesi yang mampu menaungi, meregulasi standar, serta memperjuangkan kepentingan para pelaku industri acara di Indonesia, mulai dari event organizer (EO), penyedia jasa produksi, pengelola venue, hingga talenta kreatif.
Fase Awal dan Masa Pandemi (2018–2022)
Pada tahun-tahun pertamanya, IVENDO fokus memperluas jaringan kepengurusan ke berbagai Dewan Pengurus Daerah (DPD) di seluruh Indonesia. Ujian terberat datang saat pandemi COVID-19 melanda, yang membekukan sektor acara secara total. Dalam krisis ini, IVENDO berperan strategis sebagai mitra pemerintah:
-
Menginisiasi dan menyusun protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment) khusus industri event.
-
Mengadvokasi perizinan kegiatan bertahap dan mendorong adopsi format acara hybrid serta digital.
Kebangkitan dan Penguatan Regulasi (2023–2025)
Pascapandemi, IVENDO aktif mempercepat pemulihan industri melalui standardisasi kompetensi kerja dan sertifikasi profesi. Organisasi ini juga menjadi jembatan advokasi utama bagi pemerintah—termasuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif—guna mendorong digitalisasi perizinan acara, keterlibatan pekerja lokal, serta perlindungan hak cipta dan keselamatan kerja.
Eksistensi IVENDO di 2026
Memasuki tahun 2026 di bawah kepengurusan periode 2025–2029, IVENDO semakin mengukuhkan posisinya sebagai “rumah besar” dan garda depan industri event nasional. Fokus utamanya kini mencakup:
-
Penguatan Ekosistem Lokal: Mendorong regulasi yang mewajibkan kolaborasi promotor internasional dengan pelaku lokal demi keberlanjutan pasar domestik.
-
Keberlanjutan (Sustainability): Mengintegrasikan prinsip green event ramah lingkungan dan pemanfaatan teknologi cerdas (AI dan otomasi) dalam tata kelola kegiatan.
-
Kemandirian Industri: Menjalankan program nasional terpadu untuk menjaga daya tahan industri kreatif di tengah dinamika ekonomi makro.
Melalui konsistensi advokasi dan jejaring daerah yang solid, IVENDO bertransformasi dari sekadar paguyuban menjadi pilar strategis penggerak ekonomi kreatif Indonesia.